Source: Instagram @nsc_genteng
Menonton bioskop merupakan sebuah hal yang saya rasa umum untuk dilakukan. Apalagi dengan bertambahnya bioskop yang dibangun. Sebut saja CGV atau XXI yang dengan berkelanjutan membangun bioskop di daerah-daerah. Atau yang lebih daerah lagi adalah NSC atau New Star Cineplex.
Bebicara mengenai menonton di bioskop, hal ini juga menjadi hal yang biasa saya lakukan ketika di Surabaya, karena saya sangat suka menonton film... film bagus sih. Lalu keadaannya berubah ketika liburan dan saya harus pulang kampung ke Banyuwangi (daerah rumah saya jauh dari kota), saya terpaksa tidak bisa main ke bioskop semudah yang bisa saya lakukan di Surabaya, karena jarak yang lumayan jauh, dan bioskop yang menurut saya tidak worth it. Tetapi karena waktu itu saya benar-benar ‘menganggur’ di rumah, saya memutuskan mengajak kawan saya untuk menonton di bioskop NSC yang baru buka di Sun East Mall kecamatan Genteng. Tempat itu berjarak sekitar 25 menit dari tempat kami tinggal.
Sesampainya di area bioskop, kami berhenti sebentar untuk berdiskusi hendak menonton film apa. Lalu diputuskanlah untuk menonton Buffalo Boys, film yang dibintangi Ario Bayu dan Pevita Pearce yang menurutku lebih menarik daripada Tom Cruise di Mission Impossible Follout. Di tiket tertulis film akan diputar pada 12.30, dan itu berarti kami harus menunggu sekitar 30 menit sebelum pintu theater dibuka. Lalu, 30 menit pun berlalu, dan pintu theater 1 yang harusnya terbuka tak kunjung dibuka oleh mas-mbak pegawai bioskop. Saya dan teman saya diam saja sih, karena disana juga ada beberapa orang yang tampaknya juga akan menonton film yang sama dengan kami. Sebenarnya sama-samar kami bisa mendengar kalau di teather 1 rupanya belum selesai memutar film, dan sepertinya itulah yang menjadi penyebab mengapa kami tidak segera bisa masuk padahal jadwal sudah kelewat beberapa menit yang lalu.
Singkatnya, padahal penantiannya tadi tidak singkat, kami sudah bisa masuk ke teather yang kami yakini akan memutar Bufallo Boys sekitar hampir 13.00. Saya dan teman saya tentunya sudah duduk di tempat yang telah kami setujui, dan menunggu lampu padam lalu film diputar. Tetapi ternyata kawan, kami disuguhi layar hitam, iya hitam, bukan trailer film yang coming soon, dan lampu yang tidak mati-mati di dalam. Ya, hampir 5-10 menit kami menatap layar hitam itu, sambil menggerutu tentunya. Lalu, layar hitam pun mulai nampak gambar, menampilkan trailer-trailer film yang segera diputar, dan larangan-larangan yang sangat banyak. Benar, slide coutionsnya banyak banget dan diulang-ulang, mungkin karena memang beberapa waktu lalu NSC mendapat penalti sebab salah satu penontonnya ada yang kedapatan merekam Avenger Infinity War yang di klaim sebagai the greatest crossover movie, yang kemudian membuat pihak bioskop dilarang untuk menayangkan film-film Hollywood selama beberapa waktu. Slide peringatan-peringatan itu pun berakhir sekitar hampir setengah dua siang, untung buka dua malam. Dan baru mulailah film kami.
Hal ini pun merupakan sebuah pengalaman pertama bagi saya. Ya benar, pengalaman nonton ‘ngaret pertama saya.’ Saya berpikir mungkin karena NSC Genteng adalah bioskop baru, jadi manajemen waktunya masih buruk, tapi ya nggak gini juga sih kali ya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar